You are here
Home > Uncategorized > Si Penyusup Kecil: Partenavia P68B Victor

Si Penyusup Kecil: Partenavia P68B Victor

Bandara kecil Mopah di Merauke yang tenang, tiba-tiba menjadi terkenal dengan ramainya liputan berbagai media baik TV maupun cetak mengenai pendaratan pesawat ringan secara ilegal pada 12 September , 2 tahun lalu.

Pesawat dengan registrasi VH-PFP milik Cape Air Transport yang dipiloti pasangan suami istri William Hendry Scott Bloxam dan Vera Scott Bloxam bersama tiga penumpang lainnya Hubert Hofer, Karen Burke, dan Ket Rowald Mortimer.dengan santainya mendarat tanpa izin pihak bandara terlebih dahulu.

Pihak keamanan bandara dengan sigap mendatangi dan bergegas melakukan pengecekan dokumen resmi baik Pasport, Visa, Flight Approval dan Security Clearance. Setelah diperiksa ternyata tak seorangpun memilikinya. Kontan pesawat yang terbang dari Horn Island Australia ini, dicurigai sedang melakukan mata-mata di atas wilayah udara Papua. Meskipun tidak ditemukan kamera dan sejenisnya yang biasa digunakan sebagai peralatan pengintaian, namun beberapa pihak di Jakarta mencurigai aksi ke 5 warga Aussi, bukan tak mungkin mereka terkait dengan perjuangan OPM dengan memasok informasi maupun perbekalan.

Kejadian ini disoroti dengan tajam mulai dari Deplu, DPR, Mabes TNI hingga masyarakat awam yang angkat bicara dan merasa jengkel dengan kejadian ini. Tentu bikin penasaran, pesawat seperti apa yang bisa bikin gerah ‘Jakarta’ ini? Pesawat yang sempat di tahan di Bandara Mopah tersebut sebenarnya pesawat ringan biasa, sosoknya menyerupai Twin Otter yang menjadi angktuan udara andalan di Papua, namun memiliki dimensi yang lebih kecil. Pesawat ini tak lain adalah P68B buatan Partenavia Costruzioni Aeronautiche SpA, berkapasitas 6 penumpang ditenagai 2 buah mesin Lyncoming berkekuatan 200 tenaga kuda dan tak ada yang spsesial dari wujudnya.

Partenavia didirikan oleh Profesor Luigi Pascale di Arzano awal tahun 1950 sebagai sepesialis rancang bangun pesawat ringan serbaguna. Pesawat pertama yang diproduksi masal adalah P57 Fachiro dengan model sayap tinggi bermesin tunggal. Kapasitas 4 tempat duduk dirancang untuk digunakan club-club terbang di Itali. Lalu P64 Oscar yang merupakan penyempurnaan dari P57 dengan konstruksi all metal . Dan produk mereka yang paling terkenal adalah P68 Victor, pengembangannya ditangani langsung oleh Pascale. Menjalani terbang perdana pada tanggal 25 Mei 1970, dan dua tahun kemudian masuk jalur produksi. Versi awal P68 ini hanya diproduksi sebanyak 14 unit saja.

Tahun 1974 diluncurkan P68B dari pabrik barunya di Naples dengan perubahan pada desain interiornya yang lebih nyaman dengan memperpanjang badan pesawat 15,2 cm serta pemasangan radar cuaca di hidungnya. Pesawat ini tergolong bandel karena bisa terbang dari lapangan rumput atau tanah ala kadarnya. Selain untuk keperluan bisnis, transportasi umum dan pesawat pribadi, P68B juga digunakan sebagai pesawat latih sekolah penerbangan.Versi ini berhasil diproduksi sebanyak 190 unit dan pengguna terbesar justru Inggris dan Australia ketimbang negara asalnya Itali. Dan Australia sendiri melalui distributornya Forrestair memesan sebanyak 25 unit diedarkan di negara Kangguru ini.

Produksi P68B kembali di sempurnakan, tepatnya tahun 1979 melalui varian P68C dengan perubahan utama pada tangki bahan bakar yang terintegrasi dengan sayap serta perangkat avionic yang lebih moderen. Tahun ini pula menjandi puncak kejayaan Partenavia dimana pesawat ringan dengan tampilan manis ini diproduksi 4 unit perbulan. Sebelum diambil alih Aeritalia menjadi anak perusahaannya, Partenavia sempat meluncurkan varian terakhir P68C-TP dengan mencangkokkan mesin baru Lycoming TI0-360-C1A6D turbocharged untuk mendongkrak tenaganya serta tambahan winglet di kedua ujung sayapnya.

Era kejayaan Partenavia berakhir pada tahun 1980, perusahaan dinyatakan bangkrut. Pada tahun 1998 seluruh aset yang dimiliki serta hak cipta dijual kepada Vulcanair, sebuah pabrik pesawat terbang yang didirikan tahun 1996 di Napoli Italia. Dibawah kepemilikan baru, produksi seri T68C dan T68 C-TP terus dilanjutkan hingga kini. Vulcanair pun mengembangkan pesawat observasi berbasis P-68C dengan menggandeng perusahaan dari Jerman untuk keperluan SAR, patroli udara dan pengawasan pantai. P-68C versi observasi ini memiliki ciri khas jendela didepan kokpit diperluas dengan tampilan transparan agar pemantauan dari udara lebih jelas. [EG-0710]

Spesifikasi Partenavia

Penumpang : 6 orang

Panjang : 9.55 m

Tinggi : 3.40 m

Panjang sayap : 12 m

Berat kosong : 1.230 kg

MToW : 1.990 kg

Mesin : Lycoming I0-360, 200 hp

Kecepatan max. : 320 km/jam

Jangkauan : 2.100 km

Ketinggian max. : 5.850 m

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Top