You are here
Home > Artikel > Pengaruh Wind Shear Terhadap Penerbangan

Pengaruh Wind Shear Terhadap Penerbangan

Windshear Crash - Ilustration

Wind shear didenifisikan sebagai perubahan arah dan kecepatan angin per satuan jarak. Wind shear pada lapisan permukaan merupakan perubahan arah dan kecepatan angin dalam jarak yang dekat dengan atmosfer. Perubahan ini terjadi dengan tiba – tiba terutama bila mendapat arus balik yang semula mendapat angin dari muka pesawat (head wind). Arah angin dapat berubah 180º secara tiba – tiba yang disertai dengan perubahan kecepatan angin, umumnya terjadi pada lapisan permukaan (low level wind shear) sampai sekitar 2000 feet. Wind shear dalam dunia penerbangan dirasa sangat mengganggu baik dalam proses take-off maupun landing serta pada waktu mengudara.adapun penyebab terjadinya wind shear antara lain sebagai berikut:

 

A. Thunderstorm (TS)

Terjadi bila adanya awan Cb yang matang dan sudah berlandasan memiliki tegangan listrik yang cukup besar kira –kira mencapai 10 kilovolt/cm menandakan adanya petir. Petir biasanya terjadi dengan adanya kilat yang disertai dengan gemuruh guntur, karena mempunyai kecepatan dan tegangan yang sangat tinggi  sifatnya merusak benda atau makhuk yang yang dilewatinya. Gejala cuaca microbust juga timbul dari awan Cb yang mempunyai tingkat kematangan tertentu. Kristal – kristal es yang bercampur dengan tetes hujan turun akibat gaya berat, udara dalam awan Cb umumnya lebih panas daripada udara didalam awan, sehingga kristal es akan menguap. Proses ini menyebabkan udara sekitarnya menjadi dingin. Udara tersebut akan turun dengan derasnya, angin terjun ini dinamakan down draft.

Windshear Ilustration

Microbust umunya terjadi pada tepi awan. Saat ditengah awan terjadi angin naik maka pesawat udara awan Cb dan akan di dorong turun dengan cepat, naik sedikit dan didorong lagi kebawah. Bagi pesawat terbang musibah akan dapat dihindari, sekalipun denag terpaksa menghilangkan kenyamanan penerbangan karena penumpang merasa perutnya akan turun. Tindakan yang dilakukan demi kenyamanan penumpang maka penerbang harus berusaha menghindari awan tersebut. Namun sisi luar awan tidak nampak jelas , mungkin pesawat akan terserempet awan Cb dan terkena angin terjun.

Windshear Ilustration

Microbust bila sampai tanah akan menyebar kesegala arah sehingga daerah dibawah awan Cb yang matang, mengalami arah yang berlainan. Arah wind shear dipermukaan merupakan arah dan kecepatan angin yang berbeda – beda dibeberapa titik disuatu daerah tertentu. Wind shear membahayakan penerbangan kalau terjadi di dekat Bandar udara atau disekililing landasan pacu. Microbust yang mencapai permukaan bumi menyebarkan arah angin kesegala arah dan menghasilkan keadaan angin yang berhembus keras. Catatan membuktikan bahwa paling sedikit sudah 64 kali sejak tahun 1984 pesawat hancur dan nyaris remuk akibat windshear dan sentakan dari microbust.

B. Front

Windshear

Bila front bergerak dengan kecepatan 30 knot atau lebih pada garis permukaan sampai mencapai ketinggian 5000 feet diatas lapangan terbang maka keadaan kritis itu kurang lebih dalam waktu 6 jam sesudah front dingin itu lewat.

  1. Pada front panas, periode keadaan kritis adalah sebelum front lewat laqpangan terbang pada ketinggian 5000 feet kurang lebih dalam waktu 6 jam sebelum lewat lapangan terbang.
  2. Perbedaan yang nyata kedua front tersebut adalah wind shear pada front panas lebih besar dari pada front dingin.

 

Tinggalkan Balasan

Top