You are here
Home > Artikel > Pengaruh Wind Shear Terhadap Penerbangan

Pengaruh Wind Shear Terhadap Penerbangan

Windshear Crash - Ilustration

 

Proses Terhempasnya Pesawat Oleh Wind Shear
Wind shear yang mempunyai energi atau daya yang besar, mampu mengalahkan energi atau daya terbang dari pesawat jet sekalipun. Pada gambar berikut menunjukkan proses terhempasnya pesawat terbang oleh wind shear dari awan Cb dalam tingkat yang matang.

Windshear

Sebuah pesawat yang akan take – off  dan mendapat angin haluan (head wind) sehinnga pesawat akan mudah untuk mengudara, karena adanya daya dorong dari angin haluan. Pada ketinggian tertentu pesawat akan terkena down draft dan akan kehilangan angin haluan, karena pesawat memasuki daerah vertikal  wind shear dan sesampainya pesawat di pusat wind shear maka pesawat akan mendapat angin maksimum dari vertikal  wind shear serta mendapat tekanan kebawah dari arus down draft.

Pada gambar memperlihatkan proses terhempasnya pesawat ketika hendak landing. Ketika pesawat mulai memasuki daerah wind shear, pesawat mendapat angin haluan dari horizontal wind shear. Lintasan  horizontal wind shear yang diterima wind shear disertai dengan arah yang menekan kebawah sehingga pesawat akan kehilangan arah dari arah sebenarnya dan ketinggian pesawat akan berkurang secara drastis, demikian pula daya angkatnya. Semakin memasuki daerah wind shear, semakin hilang daya angkatnya ditambah dengan tekanan dari down draft, sehingga mampu menyebabkan pesawat tidak dapat dikendalikan lagi akan terbanting ke landasan.

WindShear

Menurut para meteorologist wind shear dibedakan menjadi 3 tipe:
1. Horizontal wind shear; Yaitu perubahan kecepatan dan arah angin per satuan jarak antara 2 titik,yang berada pada lintasan terbang horizontal yang sama.
2. Vertikal wind shear; Yaitu perubahan kecepatan dan arah angin per satuan jarak antara 2   titik,yang berada pada lintasan terbang  horizontal yang berbeda ketinggiannya (perbedaan altitude). Lihat gambar dibawah ini.
3. Shear dari angin vertikal (shear of vertikal  wind); Yaitu perubahan kecepatan angin vertikal antara 2 titik yang berada pada lintasan terbang horizontal yang sama. Lihat gambar dibawah ini:

Windshear

Pengaruh Wind Shear Dekat Permukaan Terhadap penerbangan

Wind shear yang sangat berpengaruh terhadap keselamatan penerbangan ialah yang terjadi disekitar runway 500 m  dari permukaan tanah. Pada ketinggian tersebut pesawat akan mengalami gangguan bila ada wind shear, terutama bila akan melakukan take – off dan landing.
Sampai saat ini belum ada kriteria  bahaya wind shear terhadap pesawat terbang karena sulitnya wind shear tersebut diukur dan diamati. Dari beberapa kecelakaan pesawat terbang yang terjadi disebabkan wind shear yang menyebabkan pesawat hancur. Di Amerika sebanyak 32 kali kecelakaan pesawat disebabkan oleh wind shear. Pada tahun 1982 menimpa pesawat PANAM di New Orelans disebabkan oleh wind shear yang menyebabkan pesawat tersebut hancur.

Windshear

Pada tahun 1975 terjadi lagi kecelakaan di Bandar udara Kennedy yang memakan banyak korban jiwa. Pada tahu 1981 pesawat DC-9 Aero Mexico mendapat musibah dihempas oleh wind shear dekat Canada, pada saat itu didapatkan laporan cuaca yang cukup penting dimana sebelum musibah dilaporkan kecepatan angin berubah drastis dari 6 knot (7 mph) menjadi 60 knot (69 mph) sebelum pesawat akan landing.

windshear
windshear

  • Tentang Penulis:
    • Akhmad Fadholi – akhmad.fadholi@bmkg.go.id
    • Pekerjaan: Weather Observer
    • Instansi: Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang

Tinggalkan Balasan

Top