You are here
Home > Berita > Mengarungi Samudera: Kunjungan Para Calon Perwira Jepang di Jakarta

Mengarungi Samudera: Kunjungan Para Calon Perwira Jepang di Jakarta

Terminal JICT II kedatangan tamu kehormatan pada Rabu pagi, 22 Februari 2017, dengan tibanya tiga kapal Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF), yaitu JS “Makinami” (kapal perusak kelas Takanami, nomor lambung DD-112), JS “Asayuki” (kapal perusak kelas Hatsuyuki, DD-132) dan JS “Shimayuki” (kapal perusak kelas Hatsuyuki yang dikonversi menjadi kapal latih, TV-3513). Ketiga kapal tersebut bagian dari latihan pelayaran luar negeri (外洋練習航海/gaiyō renshū kōkai) yang dijalani oleh kadet/kandidat perwira Sekolah Calon Perwira Pasukan Bela Diri Laut Jepang (海上自衛隊幹部候補生学校/Kaijōjieitai Kanbukōhoseigakkō), yang dipimpin oleh Kolonel Laut (Commander) Masahiko Kawakubo.

Dari sekira 584 personil yang mengawaki ketiga kapal tersebut, sebanyak 111 orang (dengan tiga di antaranya perempuan) adalah kadet/kandidat perwira angkatan ke-50 Sekolah Calon Perwira Pasukan Bela Diri Laut Jepang, dari jalur prior enlisted (tamtama/bintara berpengalaman). Para kadet tersebut melaksanakan kerja praktek akhir di kapal JS Shimayuki, pasca wisuda dari Sekolah Calon Perwira.

JMSDF OCS cadets
Kadet Pasukan Bela Diri Maritim Jepang

Kontingen berangkat dari Etajima (Hiroshima, Jepang) pada Kamis 5 Februari dan direncanakan melaksanakan latihan pelayaran luar negeri sampai 14 Maret 2017. Kunjungan singgah/port of call ke Kamboja dan Indonesia merupakan bagian dari titik-titik persinggahan mereka. Pelayaran ini dipimpin oleh Komandan Escort Division 13 JMSDF, Kolonel Laut (Captain) Masahiko Kawakubo, dengan para komandan kapal yaitu Letkol Laut (Commander)Hiroki Okishige di JS Makinami, Letkol Laut (Commander) Teruhisa Oshima di JS Asayuki, serta Letkol Laut (Commander) Mitsuhiro Imawaka di JS Shimayuki. Escort Division 13 bermarkas di Sasebo, Nagasaki.

Pasca sandar di Terminal JICT II Tanjung Priok, kontingen disambut oleh tarian khas Bali. Asintel Lantamal III Kolonel Yose Aldiano mewakili Danlantamal III memberikan sambutan, dan ditutup dengan berfoto bersama.

Asintel Lantamal III Kolonel Yose Aldiano berpose bersama para komandan kapal Bela Diri Maritim Jepang

Acara diteruskan dengan Open Ship dimana awak media diajak meninjau dua dari tiga kapal, yaitu JS Shimayuki dan JS Asayuki. Sebagai kapal perusak (destroyer) kelas Hatsuyuki, kedua kapal tersebut memiliki spesifikasi dan kemampuan serupa, namun JS Shimayuki telah mengalami konversi menjadi kapal latih/training vessel sehingga tidak dilengkapi dengan helikopter Mitsubishi SH-60J.

JS Asayuki dan JS Shimayuki, kapal perusak kelas Hatsuyuki,dari JMSDF

Sebagai sister ships, sistem persenjataan kedua kapal tersebut praktis serupa, dengan peran utama untuk pertempuran anti kapal selam (ASW/Anti Submarine Warfare). Untuk keperluan tersebut, kapal perusak kelas Hatsuyuki dilengkapi dengan meriam Otobreda 76 mm, senjata bela diri jarak dekat Phalanx CIWS, peluncur rudal antikapal Harpoon, rudal anti serangan udara RIM-7 Sea Sparrow, peluncur roket anti kapal selam ASROC, serta tabung peluncur torpedo HOS-301 triple 324 mm (12.8 in).

JS Makinami
JS Asayuki
JS Shimayuki

Dengan dipandu liaison officer dari Kedutaan Besar Jepang dan personil kapal, para pengunjung diajak melihat-lihat sistem persenjataan kapal dan bercengkerama dengan para personil kapal, termasuk dengan pilot SH-60J di JS Asayuki.

Mitsubishi SH-60J

 

Selama kunjungan di Jakarta, kontingen akan melakukan kunjungan kehormatan kepada pejabat TNI AL, mengikuti pertandingan olah raga persahabatan dengan personil TNI AL, serta berziarah di TMP Kalibata. Ketiga kapal ini direncakan akan berlabuh di Indonesia sampai 24 Februari 2017.

Foto-foto dari kedatangan trio kapal Pasukan Bela Diri Maritim lainnya dapat dilihat di galeri kami!

Tinggalkan Balasan

Top
%d blogger menyukai ini: