You are here
Home > Artikel > Kunjungan Rombongan TNI AU ke Wing Rescue 106, Garda Nasional Udara New York, Amerika Serikat

Kunjungan Rombongan TNI AU ke Wing Rescue 106, Garda Nasional Udara New York, Amerika Serikat

Para perwira tinggi dan menengah TNI AU menemui anggota 106th Rescue Wing dari New York Air National pada 8 Maret 2017 di Francis S. Gabreski Air National Guard Base. (U.S. Air Force photo by Cheran A. Cambridge)

 

Pada 8 Maret 2017 lalu, rombongan perwira TNI AU dipimpin oleh Asisten Personil KSAU Marsekal Muda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S. berkesempatan mengunjungi 106th Rescue Wing (106th RQW) yang berlokasi di Westhampton Beach, NY, Amerika Serikat. 106th RQW adalah wing udara di bawah New York Air National Guard, yang merupakan satuan kemiliteran para “militer paruh waktu” dan bukan militer dinas aktif.

Institusi 106th RQW sendiri terdiri dari 101st Rescue Squadron dengan aset HH-60P Pavehawk, 102nd Rescue Squadron dengan aset HC-130P Hercules, serta 103rd Rescue Squadron yang berisi para personil Pararescue. Satuan lain di bawah 106th RQW mencakup grup pemeliharaan, dukungan misi, serta medis.

Marsekal Muda TNI Dedy Permadi selaku Asisten Personil KSAU, memperkenalkan diri dan peserta rombongan TNI AU lainnya kepada para anggota New York Air National Guard 106th Rescue Wing pada 8 Maret 2017 di Francis S. Gabreski Air National Guard Base. (U.S. Air Force photo by Cheran A. Cambridge)

 

Marsda Dedy Permadi menjelaskan , bahwa tujuan kunjungan adalah belajar dari Wing Rescue tersebut, dengan latar belakang bahwa Indonesia adalah negara kepulauan, dimana TNI AU memiliki tanggung jawab misi SAR pantai yang besar.

106th Wing dipilih sebagai tujuan studi, karena 106th RQW merupakan unit SAR, dimana 106th RQW bertanggung jawab untuk siap melaksanakan operasi SAR di garis pantai yang panjang dengan durasi waktu yang lama, ujar Marsda Dedy Permadi .

Para perwira dalam rombongan juga tertarik bagaimana Pararescuemen (PJ, Pararescuemen Jumpers) menggunakan kemampuannya baik di dalam negeri dalam mengatasi keadaan darurat maupun di luar negeri. Chief Master Sgt. Michael Hewson menjelaskan dua tahun pelatihan yang harus dilalui para calon PJ untuk mendapatkan kualifikasi tersebut.

Command Chief Master Sgt. Michael Hewson, pejabat Command Chief dari 106th Rescue Wing, membicarakan mengenai jet-ski dan perlengkapan lain yang digunakan para PJ kepada para perwira TNI AU, pada 8 Maret 2017 di Francis S. Gabreski Air National Guard Base. (U.S. Air Force photo by Cheran A. Cambridge)

 

Hewson mengatakan, “Ketertarikan terbesar mereka adalah bagaimana Guard (satuan Garda Nasional) bisa bekerja untuk Negara Bagian maupun pemerintah Federal, yang berbeda dengan Angkatan Udara dinas aktif”. Selain itu menurut Hewson, “Mereka juga sangat tertarik pada PJ. Deskripsi dan kualifikasi kami terdengar seperti Pasukan Khusus bagi mereka, tapi bagaimana kami menggunakan kualifikasi tersebut untuk upaya pertolongan baik di medan perang maupun masa damai ternyata mengejutkan mereka”.

Command Chief Master Sgt. Michael Hewson, pejabat Command Chief dari 106th Rescue Wing, mendemonstrasikan bagaimana para PJ melompat dengan segenap perlengkapan yang dibawa, kepada para perwira TNI pada 8 Maret 2017 di Francis S. Gabreski Air National Guard Base. (U.S. Air Force photo by Cheran A. Cambridge)

 

Dalam tur tersebut, para pengunjung melihat langsung perlengkapan khusus, mulai dari perlengkapan scuba, sampai alat potong yang digunakan para PJ untuk mempertahankan profil perlengkapan kecil mereka.

Letkol Robert Siebelts, komandan 106th Rescue Wing Maintenance Squadron, menjelaskan perawatan C-130 Hercules kepada rombongan TNI pada 8 Maret 2017 di Francis S. Gabreski Air National Guard Base. (U.S. Air Force photo by Master Sgt. Cheran A. Cambridge)

 

Para perwira dari TNI AU juga berkesempatan meninjau jenis-jenis pesawat yang digunakan 106th Rescue Wing untuk SAR, yaitu helicopter HH-60P Pavehawk dan pesawat sayap tetap HC-130P Hercules. Sambil mengelilingi pesawat tersebut, para perwira  berbicara dengan pilot skadron 101 dan 102 yang menjelaskan mengenai pengalaman mereka.

Para perwira TNI berpose bersama anggota New York Air National Guard 106th Rescue Wing di luar 103rd Rescue Squadron, rumahnya “106 Guardian Angels”, pada 8 Maret 2017 di Francis S. Gabreski Air National Guard Base. (U.S. Air Force photo by Cheran A. Cambridge)

 

Komandan 106th Rescue Wing Colonel Michael W. Bank sadar akan perlunya hubungan antar komando (instansi) untuk memberikan kapasitas serupa kepada TNI AU, dimana Air National Guard memiliki kemampuan unik melaksanakan misi pertolongan dalam berbagai spectrum konflik, mulai dari mencari awak kapal yang hilang sampai menyelamatkan airmen yang tertembak jatuh dalam pertempuran, maupun semua misi di antaranya. Dan bagi Colonel Bank, “Tidak ada contoh yang lebih baik daripada Air National Guard.”


Sumber berita: Indonesian Air Force visits the 106th Rescue Wing

Tinggalkan Balasan

Top