You are here
Home > Artikel > TNI AL Pilih PT. PAL-DSME untuk Perbaikan Kapal Selam KRI Cakra (401)

TNI AL Pilih PT. PAL-DSME untuk Perbaikan Kapal Selam KRI Cakra (401)

Hubungan kerjasama Indonesia-Korea Selatan makin erat saja. Setelah memesan tiga kapal selam baru kelas Chang Bo Go dan melakukan proses overhaul KRI Nanggala (402) di Korea Selatan, kali ini giliran KRI Cakra (401) yang akan melakukan proses serupa.
Namun berbeda dengan KRI Nanggala yang dibawa ke Korea Selatan, proses perbaikan dan peningkatan kemampuan akan dilakukan di tanah air, hitung-hitung sebagai transfer pengetahuan dan persiapan kemampuan oleh PT.PAL sebagai galangan kapal milik Pemerintah dalam menangani dan memproduksi kapal selam.
Tiga hal yang akan dibenahi dari KRI Cakra adalah pengembalian kemampuan mesin, instalasi sistem elektro optik di periskop dengan sistem generasi baru yang mendukung kemampuan penginderaan dalam cahaya rendah, serta pemasangan sistem pemandu koordinat berbasis GPS di tiang periskop kapal selam.
Kontrak tersebut juga mencakup perbaikan kondisi hull secara keseluruhan, dan penggantian sistem Pusat Informasi Tempur dan sistem manajemen pertempuran. PT.PAL dan DSME juga tidak akan sendirian dalam mengerjakan perbaikan ini karena akan mengundang sejumlah subkontraktor lokal ke dalam proyek ini.
Biaya yang dianggarkan untuk mengembalikan kebugaran KRI Cakra adalah sekira USD40 Juta. Sasaran akhirnya adalah memperpanjang usia pakai kapal selam Type 209/1300 ini setidaknya sampai 2024. Harapannya, proses overhaul KRI Cakra nantinya tidak akan selama KRI Nanggala yang harus naik dok selama 2 tahun. Kita doakan saja

Tinggalkan Balasan

Top
%d blogger menyukai ini: