You are here
Home > Industri Strategis > Kapal Selam India Ternyata Tidak Dilengkapi Periskop Cadangan

Kapal Selam India Ternyata Tidak Dilengkapi Periskop Cadangan

Apa salah India, sehingga program kapal selamnya bermasalah semua. Setelah tahun lalu dihebohkan dengan kebocoran data kapal selam Scorpene yang akan diproduksi di dalam negeri, kali ini Badan Pemeriksa Keuangan menyajikan fakta yang menghebohkan di depan Parlemen.
Menurut laporan badan tersebut, delapan dari 13 kapal selam operasional milik AL India hanya dilengkapi dengan satu periskop saja. Artinya, kalau sampai satu periskop itu rusak, hancur, atau bengkok misalnya, kapal selam akan buta visual, harus mengandalkan sonar atau muncul ke permukaan untuk melakukan navigasi.
Dari delapan kapal selam tersebut, ternyata fungsi optiknya juga terbatas. Tidak ada dukungan untuk fitur kamera termal atau sistem night vision untuk membantu mengintip pada saat kondisi gelap atau minim cahaya, sesuatu yang dibutuhkan apabila kapal selam melakukan operasi pendaratan pasukan khusus.
AL India sendiri bukannya tidak sadar akan keterbatasan kapal selamnya. Mereka sudah melakukan kontrak peningkatan kemampuan dari 8 kapal selam kelas Sindhughosh, yang diadaptasi dari kapal selam kelas Kilo buatan Rusia. AL India sudah memilih firma Kollmorgen dari Amerika Serikat. Kollmorgen sendiri merupakan pemasok optik untuk kapal selam nuklir AL AS.
Namun masalahnya kemudian, kontrak senilai US$39,74 juta dengan Kollmorgen tersebut jadi bermasalah ketika perusahaannya diakuisisi oleh L-3 Communications. AL India terpaksa harus negosiasi ulang dengan pemilik baru Kollmorgen dan amandemen kontrak baru ditandatangani pada 2011.
Kontrak ditandatangani pun, masalah masih berlanjut. Upaya integrasi pada satu kapal selam kelas Sindhugosh masih belum berlanjut hingga saat ini sehingga proses refit kapal-kapal selam tersebut terhambat, hingga muncunya laporan BPK ke parlemen.

Tinggalkan Balasan

Top