You are here
Home > Artikel > Arab Saudi Importir Alutsista No.1 Dunia, Indonesia Ranking Berapa? Dijamin Kaget!

Arab Saudi Importir Alutsista No.1 Dunia, Indonesia Ranking Berapa? Dijamin Kaget!

Original Aryo_nugrohoAuthor+ IKUTI

boeing.com

CNN.com (12/3/19) memberitakan Volume perdagangan internasional untuk senjata berat dalam periode lima tahun 2014-18 melampaui volume antara 2009 dan 2013 sebesar 7,8% dan periode 2004-2008 sebesar 23%, menurut data terbaru yang diterbitkan hari ini oleh SIPRI (Lembaga Penelitian Perdamaian Internasional).

sipri.org

Mayoritas senjata yang dijual oleh Amerika Serikat dalam lima tahun terakhir (52%) jatuh ke salah satu negara di Timur Tengah [mungkin Arab Saudi, tetapi laporan itu tidak menyebutkannya]. AS semakin memperkuat posisinya sebagai pemasok senjata terkemuka dunia, “kata Dr Aude Fleurant, Direktur Program Pengeluaran Senjata dan Militer SIPRI.

detik.com

Amerika Serikat mengekspor senjata ke setidaknya 98 negara dalam lima tahun terakhir; pengiriman ini sering termasuk senjata canggih seperti pesawat tempur, jelajah jarak pendek dan rudal balistik, dan sejumlah besar bom pintar.

Impor senjata di Timur Tengah telah meningkat sebesar 87% antara 2009-13 dan 2014-18 dan menyumbang 35% dari impor global dalam lima tahun terakhir. Arab Saudi telah menjadi importir terbesar di dunia, dengan peningkatan 192%.

Sementara Indonesia, negara yang tengah membangun kekuatan pertahanannya dengan konsep MEF (Minimum Essential Forces) TNI tahap kedua, ternyata bisa menempatkan dirinya sebagai importir senjata no. 12 di level dunia.

Padahal selama ini kita tahu bahwa TNI masih jauh dari profil kesiapan alutsista yang dibutuhkan untuk memberikan efek gentar terhadap ancaman yang ada dari dalam maupun luar negeri.

Posisi relatif dalam negara ASEAN, Indonesia yang mengimpor 2,5% dari pasar alutsista dunia hanya kalah dari Vietnam yang menempati posisi kesepuluh. Jadi, haruskah kita bangga dengan status sebagai salah satu importir terbesar alat utama sistem pertahanan dunia?


Tinggalkan Balasan

Top