You are here
Home > Berita > AIM-120 AMRAAM-ER, Begini Kemampuan Rudal Super Qatar

AIM-120 AMRAAM-ER, Begini Kemampuan Rudal Super Qatar

AIM-120 AMRAAM-ER, walaupun menyandang nama keluarga AMRAAM (Advanced Medium Air to Air Missile), namun sebenarnya secara fisik sudah berbeda, dengan fungsi yang juga sudah tak sama dengan rudal awalnya.

Raytheon selaku penciptanya membuat AMRAAM-ER (Extended Range) khusus sebagai rudal darat ke udara, alias memang jadi SAM (Surface to Air Missile) untuk merontokkan ancaman udara.

Uji tes AMRAAM-ER saja bahkan baru selesai pada Februari 2019, dan rudal ini bahkan belum menerima sertifikasinya, sehingga Qatar cukup berani untuk membelinya.

Namun dari bentuk badannya, memang kentara sekali AMRAAM-ER didesain sebagai rudal SAM dengan segmen tengah dan ekor diperbesar untuk menampung motor roket baru dan bahan bakar yang lebih banyak.

Selain perbedaan diameter, kalau diperhatikan, AMRAAM-ER juga memiliki perbedaan pada sirip kendali tengah maupun belakang. AMRAAM-ER tak lagi memiliki sirip tengah rudal.

Menurut Wakil Presiden Sistem Pertempuran Udara Raytheon Kim Ernzen, perusahaannya telah menguji AMRAAM-ER dalam seluruh skenario pencegatan udara untuk memvalidasi seluruh kinerja rudal di masa mendatang.

AMRAAM-ER dikatakan akan memiliki jarak jangkau yang meningkat 50 persen dan juga ketinggian yang meningkat 70 persen dibandingkan menggunakan AIM-120C/D AMRAAM sebagai rudal untuk NASAMS. Selain itu, AMRAAM-ER juga akan dibenamkan algoritma kontrol yang lebih pintar untuk mengantisipasi kemampuan penghindaran lawan.

Oh ya, untuk nomenklatur, nampaknya AMRAAM-ER harus menghilangkan kode AIM (Air Intercept Missile) karena rudal ini tidak lagi diluncurkan dari wahana udara.

Tinggalkan Balasan

Top