You are here
Home > Artikel > Project 22800 Karakurt Rusia: Antara Indonesia, Thailand, & Vietnam

Project 22800 Karakurt Rusia: Antara Indonesia, Thailand, & Vietnam

Perusahaan Almaz Central Design Bureau dan perusahaan galangan Zelenodolsk bekerjasama dengan Rosoboronexport memulai kampanye pemasaran kapal perang kelas korvet Project 22800 atau yang dikenal juga sebagai Karakurt dalam pameran IMDS-2019 di St Petersburg.

Versi ekspor dari Karakurt ini dikenal sebagai Karakurt-E, akan mempertahankan kemampuan peluncuran rudal Kalibryang terkenal itu.

Pada tahun 2018, menurut bos perusahaan Almaz Alexander Shlyakhtenko, negara seperti Vietnam, India, Algeria, dan juga Indonesia merupakan pasar potensial dari korvet ini.

Sekarang, Almaz-Rosoboronexport menyebut bahwa pasar potensial Karakurt adalah Thailand, Vietnam, dan Arab Saudi yang dikatakan menunjukkan ketertarikan besar atas Project 22800 Karakurt.

Yang keren dari Karakurt, kapal perang ini sudah didesain modular, termasuk untuk sistem pertahanan udara jarak dekatnya.

Pembeli bisa memilih antara sistem Pantsir-ME, sistem pertahanan udara jarak dekat Kashtan-M standar AL Rusia dengan kanon GSh-6-30K, atau Palma/ Palash yang mengandalkan rudal Sosna-R dan kanon 30mm.

Biro desain Almaz menjamin bahwa korvet Karakurt bisa digunakan untuk patroli sampai ke lautan lepas untuk menjaga batas kedaulatan masing-masing negara pemakai, termasuk TNI AL dalam menjaga lautan Indonesia yang sangat luas.

Desainnya sudah dioptimalkan untuk mampu membelah ombak tinggi sehingga aman untuk beroperasi di wilayah Khatulistiwa yang menantang.

Tinggalkan Balasan

Top