You are here
Home > Berita > Gripen Vs Viper: Tarung Di Darat, Sahabat Erat Di Langit

Gripen Vs Viper: Tarung Di Darat, Sahabat Erat Di Langit

Hari-hari belakangan ini, di setiap negara yang menyelenggarakan kompetisi pengadaan jet tempur, bisa dipastikan bahwa dua kontender paling rajin ikut adalah SAAB dengan JAS-39 Gripen dan Lockheed Martin dengan F-16 Block 70/72 Viper.

Tak bisa dipungkiri, dengan banyaknya negara beranggaran terbatas, jet tempur Generasi 4 seperti F-16 Viper dan JAS-39 Gripen justru amat diminati. Berbagai strategi dilancarkan kedua pabrikan dalam persaingan berebut kue jet tempur yang sedikit.

Baca juga: Tawaran Gripen E/F untuk Angkatan Udara Kolombia

SAAB mengandalkan harga murah, transfer teknologi, dan pembangunan kapasitas dan kapabilitas perguruan tinggi dan militer yang mau menggunakan Gripen. Lockheed mengandalkan patronisme AS serta jaringan pengguna yang luas.

Sejauh ini SAAB memang masih jauh dari Lockheed. Gripen hanya menang di Hungaria, Ceko, Afrika Selatan, Thailand, dan Brasil. F-16 Viper menang banyak di Bulgaria, Slovenia, Polandia dan masih banyak lagi.

Baca juga: Beli JAS-39 Gripen, Bonus AWACS

Namun biarpun persaingan di daratan ketat, nyatanya Gripen dan Viper bisa bersanding anggun di udara, dengan cakar rudal terasah tajam siap melindungi kepentingan tuannya.

F-16 Viper yang ditugaskan ke Skuadron Tempur ke 120, Colorado Air National Guard terbang bersama-sama dengan JAS 39 Gripens dari Swedia di atas Laut Baltik, sementara pelatihan melalui udara yang berbeda scenerio latihan tempur beraneka ragam dalam latma Saber Strike 12018.

Sabre Strike adalah iterasi kedelapan dari latihan pelatihan kooperatif yang dipimpin oleh Angkatan Darat AS yang dirancang untuk meningkatkan interoperabilitas di antara sekutu dan mitra regional..

Tinggalkan Balasan

Top