You are here
Home > Geopolitik > AS Siap Pasang Rudal Balistik Jarak Menengah Di Asia, Tantang China!

AS Siap Pasang Rudal Balistik Jarak Menengah Di Asia, Tantang China!

Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia mendukung penempatan rudal jarak menengah yang diluncurkan dari wilayah Asia, yang mampu menjangkau China yang dipersepsikan sebagai musuh utama AS di Pasifik dalam waktu dekat.

Komentar Esper kemungkinan akan meningkatkan kekhawatiran tentang perlombaan senjata dan bisa menambah hubungan yang sudah tegang dengan Cina.

Menteri Esper menyatakan bahwa dirinya akan sangat menyukai apabila rudal berjangkauan jarak menengah itu bisa ditempatkan secepatnya, walau dirinya mengatakan bahwa secara realistis hal tersebut bisa makan waktu berbulan-bulan.

Amerika Serikat secara resmi meninggalkan perjanjian Intermediate Nuclear Forces (INF) dengan Rusia pada hari Jumat setelah memutuskan bahwa Moskow melanggar perjanjian itu, sebuah tuduhan yang dibantah Kremlin.

Pada hari Jumat, pejabat senior AS mengatakan bahwa penyebaran senjata semacam itu akan memakan waktu bertahun-tahun.

Dalam beberapa minggu ke depan, Amerika Serikat diperkirakan akan menguji coba rudal jelajah yang diluncurkan di darat, dan pada bulan November, Pentagon akan bertujuan untuk menguji rudal balistik jarak menengah tanpa muatan nuklir.

Pakta INF 1987 itu melarang peluncuran rudal balistik dan rudal darat dan nuklir yang diluncurkan di darat dengan jangkauan 310 hingga 3.400 mil (500-5.500 km).

Tinggalkan Balasan

Top