Indonesia Dimata Airbus Military

Nama Airbus Military sudah cukup akrab di dunia pertahanan tanah air. Bahkan Indonesia sudah menjalin banyak kerjasama dengan Airbus Military sejak lama. Mulai dari helikopter hingga pesawat angkut. Karenanya, Indonesia pun dinilai sebagai pasar potensial dan mitra bagi produk-produk Airbus.

 

 

Demikianlah sekilas makna kunjungan dari Excecutive VP Military Aircraft, Fernado Alonso. ARCinc sendiri berkesempatan menghadiri acara perkenalan dan ramah tamah dengan Fernando Alonso di The Wine Cellar hotel Dharmawangsa – Kebayoran Baru Jakarta. Fernando juga memberikan opininya, bagaimana Airbus Defence mendukung perkembangan dirgantara nasional dengan menjalain kerjasama yang baik dengan PT DI. Selain program-program yang terus dijalankan dan dikembangkan dengan PT DI, Airbus juga berusaha memberikan edukasi ke masyarakat Indonesia mengenai dunia kedirgantaraan.

Selain itu Fernando juga menceritakan sedikit pengalamannya selama bekerja di Airbus sebagai Head of Flight Test Operations dan VP Flight Test Division. Bertanggung jawab untuk sertifikasi pesawat A400M, Airbus 380 dan Airbus 350. Dengan semangat Fernando mengambarkan keunggulan A400M sebagai pesawat angkut militer terbaru dari Airbus yang sudah mulai digunakan di beberapa Negara. Indonesia kelihatanya tertarik untuk membeli pesawat ini meskipun tidak dalam jumlah yang banyak. Bahkan anggaran untuk pembelian pesawat angkut berat juga sudah tercantum dalam rencana Minimum Essensial Forces tahap 2. Selain itu, Airbus juga berencana memasok kebutuhan CN-295 Special Mission, yang memang juga dibutuhkan oleh TNI-AU. Meski Alonso tidak merinci dengan jelas spesifikasi CN-295 Special Mission tersebut.Untuk hal ini, Fernando dalam kunjungannya ke Indonesia juga akan menemui beberapa pejabat Negara terkait.

Acara makan malam berjalan dalam suasana kekeluargaan, terlihat beberapa senior pewarta dan pengamat dunia dirgantara nasional hadir.Diskusi ringan mengalir hingga acara selesai.

 

Leave a Reply