You are here
Home > Berita > Kunjungan ke Kapal Perang Pasukan Bela Diri Jepang

Kunjungan ke Kapal Perang Pasukan Bela Diri Jepang

Senin, 22 Agustus 2016, ARCINC berkesempatan mengunjungi kapal militer dari Pasukan Bela Diri Laut Jepang (Japan Maritime Self Defence Forces / Kaijou Jieitai) yaitu JS Yuugiri. JS Yuugiri hadir bersama JS Yuudachi di dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta, sebagai bagian dari kunjungan muhibah mereka. Misi pelayaran mereka ke Jakarta adalah bagian dari kepulangan mereka usai menjadi bagian dari JMSDF 24th Counter Piracy Maritime Unit di Teluk Aden, lepas pantai Somalia. Bertindak sebagai kepala dari misi ini adalah Captain (Navy) Inoue Takashi, Commander, Escort Division 7, Escort Flotilla 3, JMSDF-Fleet Escort Force. 

JS Yuugiri (DD-153) adalah kapal destroyer kelas Asagiri, sementara JS Yuudachi (DD-103) adalah kapal destroyer kelas Masamune. Yuugiri dikomandani oleh Commander Tomoyuki Sase, dan Yuudachi dikomandani oleh Commander Tomoya Baba. Dalam tanya jawab dengan pers, Captain Inoue tidak dapat memberikan jawaban dari pertanyaan terkait keterlibatan Jepang di Laut Cina Selatan karena di luar wewenangnya. Namun menyatakan keyakinan bahwa hubungan baik Indonesia dan Jepang mampu menjamin kebebasan navigasi.

Seusai sambutan, kini saatnya tur ke dalam isi kapal. Rombongan dipandu oleh Perwira Komunikasi Ensign Fujii, dibantu penerjemah dari Kedutaan Besar Jepang. Rombongan juga meninjau anjungan JS Yuugiri dan melihat pelbagai perangkat navigasi dan komunikasi di dalamnya. Tidak ketinggalan tur ke berbagai sisi kapal untuk melihat berbagai sistem senjata yang ada, seperti peluncur rudal dan torpedo, serta meriam CIWS Phalanx. Rombongan juga berkesempatan untuk bertanya langsung kepada para pilot dan kru helikopter, mengenai pengalaman mereka sebagai bagian dari gugus tugas anti perompakan di Somalia. Dalam tanya jawab yang dilakukan, didapati bahwa walaupun pemerintahan Jepang menganggarkan pelaksanaan life extension program serta modernisasi sistem komando untuk sebagian destroyer kelas Asagiri dalam jajaran JMSDF, JS Yuugiri tidak termasuk didalamnya.

Hari beranjak siang dan akhir waktu tur pun tiba. Rombongan media tidak diberikan kesempatan meninjau JS Yuudachi, yang khusus ditinjau oleh rombongan anak sekolah warga Jepang di sini, serta adanya sesi makan siang khusus dengan beberapa anggota grup idola JKT48.

Selanjutnya rombongan muhibah dijadwalkan melakukan courtesy call ke pejabat TNI AL serta BAKAMLA, dilanjutkan peletakkan karangan bunga di TMP Kalibata.

 

Galeri tur kapal JS Yuugiri:

Pembentangan panji Jyūrokujō-Kyokujitsu-ki khas JMSDF

Pembentangan panji Jyūrokujō-Kyokujitsu-ki khas JMSDF

JS Yuudachi dalam proses sandar

 

JS Yuudachi dalam proses sandar

JS Yuudachi memiliki makna "Summer Shower"

 

Yuudachi memiliki makna “Summer Shower”

"Yuugiri" bermakna sejenis hujan di sore hari

 

“Yuugiri” bermakna sejenis hujan di sore hari

Sambutan diberikan oleh Asops Danlantamal II TNI AL Letkol (Laut) Teddie Bernard Hernawan

 

Sambutan diberikan oleh Asops Danlantamal II TNI AL Letkol (Laut) Teddie Bernard Hernawan

Suasana bridge dari JS Yuugiri

 

Suasana bridge dari JS Yuugiri, termasuk boneka Daruma!

Penampakan meriam utama Oto Melara 76mm beserta peluncur rudal anti kapal selam Mk.16 ASROC

 

Persenjataan rudal anti kapal Harpoon

 Persenjataan rudal anti pesawat udara Sea Sparrow

Sistem senjata CIWS Phalanx

Sistem senjata CIWS Phalanx

 

Sistem senjata torpedo HOS-302A triple 324 mm

Helikopter maritim SH-60K milik JS Yuudachi

Terkait operasi anti perompakan dan pengawalan kapal komersil/merchant ship di seputar Teluk Aden, Somalia, para pilot helikopter SH-60J milik Yuugiri mengatakan bahwa mereka tidak menemui clash dengan pembajak, namun pasukan khusus di JS Yuudachi selalu standby untuk operasi khusus dengan menggunakan helikopter yang ada di JS Yuudachi (SH-60K) maupun JS Yuugiri (SH-60J).

Tinggalkan Balasan

Top