You are here
Home > Artikel > Ganteng! Millenium Gun Sudah Nangkring Di Atas KRI RE Martadinata

Ganteng! Millenium Gun Sudah Nangkring Di Atas KRI RE Martadinata

Dari foto yang beredar, terlihat bahwa integrasi sistem senjata perlindungan jarak dekat (CIWS – Close In Weapon System) Millenium di KRI Raden Eddy Martadinata-331 TNI AL telah berhasil diselesaikan oleh PT. PAL.

Sistem Millenium yang masih mengandalkan kanon 35mm didesain untuk menggempur tiga macam ancaman: shore target warfare untuk mendukung pasukan pendarat amfibi kawan dan menekan ancaman pasukan pertahanan pantai;

Surface warfare untuk mengatasi ancaman asimetris disekitar perairan litoral dan penegakan hukum laut, serta yang terpenting adalah anti air warfare, yang meliputi penangkalan atas ancaman rudal anti kapal, pesawat tempur lawan, UAV (Unmanned Airborne Vehicle), helikopter, dan termasuk ancaman dari sistem artileri musuh saat kapal sandar di dermaga.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Millenium mampu menghantam berbagai sasaran secara presisi, baik itu yang datang dari laut maupun udara.

Rheinmetall bahkan menjamin, munisi 35mm yang ditembakkan dari laras kanon 35mm Millenium mampu menghantam sasaran kecil yang bergerak cepat seperti jetski, atau bahkan kalau perlu periskop kapal selam yang sedang timbul dari permukaan laut.

Semua ini mampu dicapai Millenium berkat penerapan sistem stabilisasi mutakhir pada dudukan kanon, serta komputer balistik yang mampu mengompensasi kemiringan, guncangan, dan arah kapal, dan faktor eksternal seperti arah dan kecepatan angin.

Seiring dengan tren pemasangan sistem yang simplisistik dan modular, Rheinmetall membangun sistem Millenium dengan rumah yang didesain agar mampu menekan radar cross section, yang mendukung penggelaran kapal bertipikal stealth.

Millenium didesain dioperasikan secara mandiri tanpa awak, namun memiliki sistem backup secara manual apabila dibutuhkan. Laras kanon Oerlikon pun diselubungi dengan mantel berdesain stealth, dengan hanya muzzle brake yang kelihatan.

Bicara soal muzzle brake, kanon Oerlikon 35mm ini sudah dilengkapi sistem MPU (Muzzle Programming Unit) yang dapat memprogram peluru untuk dapat meledak pada jarak tertentu dari kapal yang telah ditentukan, sesuai dengan tingkat ancaman yang diperkirakan akan ditemui.

Sistem catu daya Millenium dipasok oleh sistem baterai isi ulang yang dihubungkan oleh kelistrikan kapal. Dalam kondisi kapal rusak dan kehilangan tenaga, Millenium masih dapat beroperasi secara mandiri berkat baterai tersebut, sehingga benar-benar dapat diandalkan sebagai sistem pertahanan kapal yang terakhir.

Rheinmetall menjamin bahwa Millenium kompatibel dengan sistem sensor/ combat management system, radar pencari, dan radar penjejak buatan Negara-negara NATO, menawarkan kompatibilitas ketika dipasang pada kapal generasi uzur maupun kapal-kapal perang baru. Rheinmetall sendiri mempromosikan sistem Oerlikon Seaguard sebagai komplemen tepat dari sistem Millenium.

Kredit foto: keto.cave.man (PT. PAL)

penulis: Aryo Nugroho

Tinggalkan Balasan

Top